Senin, 29 Juni 2009

Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Varicela(cacar air, chiken vox)

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN VARISELA
(CACAR AIR,CHICKEN VOX)

A. VARISELA
Varisela merupakan infeksi akut dan cepat menular disertai gejala konstitusi dengan kelainan polimorf terutama berlokasi pada bagian sentral tubuh.
Varisela disebabkan oleh virus varicella zoster. Varisela biasa menyerang pada anak-anak, walaupun dapat menyerang dewasaTransmini penyakit secara arogen. Masa penularan lebih kurang terjadi 7 hari dari saat timbulnya eruasi kulit
Gambaran klinik:
1. Masa tunas:8-12 hari
2. Stadium prodomal(demam, malaise, sakit kepala, anoreksia, sakit punggung, batuk ± 1-3 hari)
3. Stadium erupsi(terbentuknya vesikula yang khas)
4. Vesikula baru akan timbul lagi disekitar vesikula lama.
5. Lesi terutama di daerah badan lalu menyebar secara sentrifugal kemuka dan ekstremitas
6. Dinding vesikula tipis, tidak menimbulkan bekas
Komplikasi
Pada anak-anak jarang terjadi. Pada dewasa dapat terjadi: encephalitis, pneumoni, karditis, glomorulonefritis, keratitis, konjungtivitis, otitis, arteritis. Pada bumil trimester 1: kelainan congenital, menjelang kelahiran: varisela congenital
B. ASKEP
1. Pengkajian
a. Keluhan utama :nyeri hebat di daerah terdapatnya vesikel
b. Riwayat penyakit sekarang: biasanyna klien mengeluh sudah beberapa hari demam dan timbul rasa gatal / nyeri pada dermatom yang terserang, keluhan nyeri kepala dan badan terasa lelah, pada tempat yang terserang mula-mula muncul papula dan 1-2 hari berubah menjadi kumpulan vesikel.
c. Riwayat penyakit keluarga: Biasanya keluarga atau teman dekat ada yang menderita varisela.
d. Riwayat psikososial
e. Konsep diri: citra diri dan harga diri: sering mengalami gangguan. Takukt, kecemasan/ penngetahuan yang dimiliki tentang penyakit ini.
f. Keluhan sehari-hari: Nyeri: gangguan tidur / istirahat dan aktivitas, kaji kebersihan diri dan cara merawat diri( alat mandi dan pakaian 1 bersama)
g. Pemeriksaan fisik: jarang ditemukan penurunan kesadaran, kecuali komplikasi infeksi lain, bila nyeri hebat TTV meningkat.

2. Diagnosa Keperawatan
a. Kerusakan Integritas Kullit b/d lesi dan respon peradangan.
b. Gangguan Rasa Nyaman Nyeri dan Gatal b/d erupsi dermal.
c. Risiko penularan infeksi b/d sifat menular organisme
d. Risiko gangguan konsep diiri b/d perubahan penampilan dan respon orang lain

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar